Ciri – ciri Furnitur Antik

Ciri - ciri Furnitur Antik

Siapa yang tidak tertarik dengan furnitur antik? Furnitur antik memiliki banyak penggemar. Bahkan banyak warga negara asing yang mencari furnitur antik hingga ke Indonesia. Tapi, ada istilah furnitur repro yang merupakan reproduksi dari furnitur antik yang asli. Jika dilihat sekilas, furnitur repro mirip dengan furnitur antik. Lalu, bagaimana membedakan keduanya?

Untuk mengetahui ciri-ciri barang antik dan repro, sebaiknya kita tahu ciri-ciri furnitur antik. Berikut ciri-ciri dasarnya:

  • Barang antik berusia lebih dari 100 tahun. Jadi diproduksi sekitar tahun 1900-an awal.
  • Karena berusia lanjut, bahan dasar dan material furnitur biasanya tampak termakan usia. Dari kayu yang berwarna semakin gelap sampai terdapat goresan atau cacat di sana-sini.
  • Furnitur antik cenderung memakai bahan dasar yang keras, semisal jati. Kayu keras memiliki sifat, antara lain, semakin tua semakin keras dan urat-uratnya semakin menonjol. Tonjolan urat-urat kayu bisa dilihat dengan mata telanjang atau dengan cara merabanya.
  • Furnitur antik biasanya dibuat dari kayu utuh. Papan atau kayu struktur biasanya tanpa sambungan.
  • Engsel dan kunci pintu pada furnitur antik biasanya terbuat dari besi. Karat dan korosi menjadi penanda bahwa furnitur itu benar-benar antik.

Itu tadi ciri-ciri dari furnitur antik yang perlu kita ketahui.

ARSITEK INDO KONTRAKTOR – KONTRAKTOR JOGJA | JASA BANGUN RUMAH JOGJA | KONTRAKTOR JOGJA | JASA ARSITEK JOGJA | KONTRAKTOR DI JOGJA | JASA GAMBAR 3D JOGJA | JASA DESAIN RUMAH JOGJA | BANGUN RUMAH JOGJA merupakan solusi bagi Anda yang ingin membangun rumah hunian, kost ekslusif, apartemen atau bangunan lainnya. Konsultasi Gratis KLIK DISINI. Hubungi kami di Telp : (0274) 501 7127 | WA : 0878 3429 1916


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WhatsApp chat