Tips Mengatur Pencahayaan Ruangan

Tips Mengatur Pencahayaan Ruangan

Pencahayaan Ruangan – Pencahayaan merupakan elemen yang paling sering diabaikan oleh pemilik rumah. Pencahayaan sendiri sangat penting dalam arsitektur dan desain interior. Untuk menciptakan sebuah ruangan yang bagus tentunya juga didukung oleh pengaturan pencahayaan yang bagus pula. Pencahayaan juga dapat menciptakan skala ruang, memberi sensasi dan suasana sebuah ruang, dan menghasilkna ruang-ruang fungsional di tempat tinggal kita.

Desain pencahayaan yang bagus dapat menjaga keseimbanggan tiga pencahayaan utama: Ambient, Fungsi, dan Aksen.  Arsitek dan desainer memutuskan rencana pencahayaan berdasarkan kebutuhan ruang individu dan bagaimana menjaga keseimbangan untuk mencapai efek tertentu.

Trik Mengatur Pencahayaan Rumah

 

1. Sumber cahaya tersembunyi

Pencahayaan ruang dari sudut pandang tersembunyi berfungsi untuk menonjolkan bentuk atau struktur arsitektur, dan menambah misteri dan kedalaman, terutama untuk ruang-ruang kecil. Pertimbangkan skylight dengan berbagai desain menarik pada bagian atap rumah. Efek pencahayaan alami yang dihasilkannya sangat dramatis.

Anda bisa menggunakan alternatif tabung surya (solar tube) yaitu solusi pencahayaan alami yang inovatif berupa pipa cahaya yang terhubung ke atas untuk memasukkan cahaya matahari alami ke dalam rumah. Solusi ini menghemat biaya listrik dan cukup mampu menerangi bagian gelap di dalam rumah.

Anda bisa menggunakan alternatif tabung surya (solar tube) yaitu solusi pencahayaan alami yang inovatif berupa pipa cahaya yang terhubung ke atas untuk memasukkan cahaya matahari alami ke dalam rumah. Solusi ini menghemat biaya listrik dan cukup mampu menerangi bagian gelap di dalam rumah.

Penggunaan jendela bovenlight atau bukaan pada dinding atas juga dapat menghasilkan efek dramatis ini. Bovenlight berfungsi sebagai ventilasi yang lebih sederhana dibandingkan dengan jendela.

2. Pola tak beraturan

Pencahayaan pada pola grid adalah pendekatan umum dan sangat praktis ketika hierarki cahaya diperlukan atau pada pengerjaan ruang tamu interior. Gunakan pendekatan lebih berani yang menghasilkan efek dramatis yang luar biasa. Namun, berhati-hatilah untuk menggunakan pendekatan ini agar bisa lebih hemat. Anda bisa memadukan pola pencahayaan yang teratur sehingga akan menonjolkan pola yang tidak teratur, sehingga tata cahaya tidak tampak kacau dan berantakan.

3. Kontras yang dramatis

3. Kontras yang dramatis

Meskipun banyak teknik pencahayaan bergantung pada penyebaran cahaya, penerangan teatrikal dapat berguna untuk menciptakan hubungan emosional yang unik dengan suatu tempat, mewujudkan makna pentingnya, serta menuntun orang pada sebuah tujuan. Penyaringan cahaya dari atas meningkatkan rasa kekaguman, keheningan, dan kontemplasi.

4. Cahaya alami maksimal

4. Cahaya alami maksimal

Dalam mengatur pencahayaan ruang, cahaya alami selalu lebih unggul. Cahaya alami memiliki spektrum penuh, terdiri dari beberapa bagian dengan panjang gelombang (warna) cahaya yang hampir sama. Cahaya alami ini paling sesuai untuk indra kita karena secara intuitif kita dapat memahami perubahan waktu siang dan malam.

Kita bisa menggunakan sumber cahaya alami yang bebas melimpah untuk mencerahkan dan menghangatkan kamar tidur. Menempatkan bukaan yang lebih tinggi pada dinding atau atap akan membebaskan lebih banyak cahaya alami ke dalam ruang. Arah hadap jendela akan memengaruhi jenis dan warna cahaya yang masuk. Jendela yang menghadap Utara memasukkan cahaya yang menyebar rata lebih ke arah spektrum cahaya biru. Bukaan yang menghadap Selatan dan Barat memasukkan lebih banyak cahaya yang hangat, tetapi dengan kontras yang tinggi. Anda dapat menggunakan sarana modulasi untuk mencegah silau yang tidak diinginkan, panas berlebihan, dan efek negatif sinar ultraviolet.

Kita bisa menggunakan sumber cahaya alami yang bebas melimpah untuk mencerahkan dan menghangatkan kamar tidur. Menempatkan bukaan yang lebih tinggi pada dinding atau atap akan membebaskan lebih banyak cahaya alami ke dalam ruang. Arah hadap jendela akan memengaruhi jenis dan warna cahaya yang masuk. Jendela yang menghadap Utara memasukkan cahaya yang menyebar rata lebih ke arah spektrum cahaya biru. Bukaan yang menghadap Selatan dan Barat memasukkan lebih banyak cahaya yang hangat, tetapi dengan kontras yang tinggi. Anda dapat menggunakan sarana modulasi untuk mencegah silau yang tidak diinginkan, panas berlebihan, dan efek negatif sinar ultraviolet.

5. Tiga aturan dasar

5. Tiga aturan dasar

Kebanyakan konsep pencahayaan yang berhasil menggunakan kombinasi dari tiga jenis pencahayaan: ambient, fungsi, dan aksen. Dengan mengatur ketiga aspek tersebut dalam proporsi yang berbeda, Anda dapat mencapai hasil yang profesional.

Pencahayaan ambient. Penerangan umum dalam sebuah ruang disebut cahaya ambient. Meskipun pencahayaan fungsi dan aksen berpengaruh pada pencahayaan ambient, cahaya ambient mengatur tingkat cahaya dominan dan suasana dalam ruang. Pada gambar di atas, sebagian besar cahaya ambient berasal dari dinding kaca besar, didukung dengan jendela bovenlight yang terletak di bagian atas dinding. Suasana ini sangat meneduhkan dengan kontras antara dinding eksterior yang cerah dan interior lebih dingin dan remang-remang.

haammss.com

Pencahayaan fungsi. Pencahayaan fungsi lampu gantung di atas meja dapat menerangi area kerja. Meskipun cahaya itu berpengaruh pada cahaya ambient, namun hanya sebagai tambahan. Cahaya ini juga membantu membagi ruang kerja dan ruang istirahat.

Pencahayaan aksen. Lampu meja berfungsi sebagai aksen yang menonjol di area dinding di dekatnya. Mengatur lampu ini beserta dua jenis lampu lainnya menciptakan unsur gelap dan terang dalam ruangan dan memperkuat seluruh konsep interior yang meneduhkan.

Pencahayaan aksen. Lampu meja berfungsi sebagai aksen yang menonjol di area dinding di dekatnya. Mengatur lampu ini beserta dua jenis lampu lainnya menciptakan unsur gelap dan terang dalam ruangan dan memperkuat seluruh konsep interior yang meneduhkan.

6. Berani dan tanpa batas

6. Berani dan tanpa batas

Pengelompokan banyak fitur lampu akan selalu tampak menarik. Jangan takut menggunakan jenis fitur yang sama dalam jumlah besar. Pencahayaan ini akan menyatukan ruang dengan menetapkan bidang datar di atas dan berfungsi sebagai titik fokus untuk mata. Permainan cahaya lampu ini menerangi bidang horizontal di bawahnya dan menciptakan ruang samar-samar. Gunakan lebih banyak fitur untuk efek maksimum.

7. Garis hiasan lampu

7. Garis hiasan lampu

Detail yang paling sering diabaikan terkait dengan lampu tersembunyi adalah tampilannya dalam keadaan tidak menyala. Garis hiasan lampu, komponen yang melekatkan bola lampu pada soketnya, dapat memiliki tampilan yang menonjol di bidang langit-langit. Jika langit-langit Anda berwarna putih, pilihlah soket lampu lebih gelap untuk menekankan kesan geometris.

custom

 

8. Desain custom

Paduan bahan tembus cahaya dengan sumber cahaya akan menciptakan tampilan yang unik. Anda bisa menambahkan panel resin tembus cahaya dan backlighting untuk menciptakan karya seni yang memancarkan cahaya. Backlighting adalah pengaturan cahaya dari belakang objek. Teknik ini memberikan aksentuasi pada objek, misalnya untuk memunculkan siluet, memancarkan cahaya pinggir yang mempesona, dan menonjolkan objek.

9. Titik fokus terarah

9. Titik fokus terarah

Cahaya secara alami menarik kita dan menyiratkan perlindungan. Konsep ini dapat digunakan dalam setiap bagian rumah, tetapi juga sangat efektif di luar rumah, untuk menunjukkan jalan masuk, memperlihatkan tempat berkumpul, dan menyatakan hierarki di antara komponen bangunan.

Untuk lorong dan area sirkulasi, cahaya ambient dapat digunakan untuk mengarahkan kita. Uplighting  adalah penempatan lampu yang sinarnya mengarah ke atas. Teknik ini banyak digunakan untuk menyorot dinding atau kolom dan menghasilkan cahaya yang secara keseluruhan relatif datar, namun menerangi dinding bertekstur dengan garis-garis cahaya lembut, mengarahkan gerakan dan menciptakan permukaan dinding dengan komposisi estetis.

Untuk lorong dan area sirkulasi, cahaya ambient dapat digunakan untuk mengarahkan kita. Uplighting  adalah penempatan lampu yang sinarnya mengarah ke atas. Teknik ini banyak digunakan untuk menyorot dinding atau kolom dan menghasilkan cahaya yang secara keseluruhan relatif datar, namun menerangi dinding bertekstur dengan garis-garis cahaya lembut, mengarahkan gerakan dan menciptakan permukaan dinding dengan komposisi estetis.

Anda juga bisa menggabungkan berbagai teknik pencahayaan pada area lorong dan sirkulasi untuk mengarahkan gerakan dan menciptakan efek dramatis.

Anda juga bisa menggabungkan berbagai teknik pencahayaan pada area lorong dan sirkulasi untuk mengarahkan gerakan dan menciptakan efek dramatis.

10. Bulat itu biasa

10. Bulat itu biasa

Anda mungkin sudah biasa dengan lampu bulat, tetapi itu bukan satu-satunya pilihan lagi. Lampu persegi sangat cocok dengan unsur geometris yang dominan pada langit-langit. Pencahayaan ini memiliki banyak pilihan jenis dan tidak memerlukan fitur khusus. Anda bisa menggunakan teknik ini pada pencahayaan tersembunyi, lampu tempel, lampu gantung, dan lainnya.

11. Cahaya latar belakang

 

Itulah beberapa pengaturan pencahayaan yang dapat membuat rumah anda menjadi hidup dan nyaman. Selamat Mencoba 🙂

 

ARSITEK INDO KONTRAKTOR – KONTRAKTOR JOGJA | JASA BANGUN RUMAH JOGJA | KONTRAKTOR JOGJA | JASA ARSITEK JOGJA | KONTRAKTOR DI JOGJA | JASA GAMBAR 3D JOGJA | JASA DESAIN RUMAH JOGJA | BANGUN RUMAH JOGJA merupakan solusi bagi Anda yang ingin membangun rumah hunian, kost ekslusif, apartemen atau bangunan lainnya. Konsultasi Gratis KLIK DISINI. Hubungi kami di Telp : (0274) 501 7127 | WA : 0878 3475 4624

 


Recommended Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WhatsApp chat