Cara Membuat Koridor Rumah

Cara Membuat Koridor Rumah

Cara Membuat Koridor RumahCARA MEMBUAT KORIDOR RUMAH

Koridor Rumah – Perlu Anda ketahui bahwa koridor merupakan bagian yang menghubungkan dengan ruangan lainnya. Selain fungsi, koridor rumah Anda ini harus diperhatikan dalam segi pembuatannya. Berikut ini adalah cara membuat koridor rumah.

Tips Koridor Rumah

Untuk mendapatkan tampilan ruang kordor yang atraktif, sangat bergantung kepada ukuran koridor itu sendiri. Ruang koridor yang memiliki ukuran besar dan luas, Anda dapat dengan leluasa mendekorasi dan menata furnitur di dalamnya. Sementara untuk koridor berukuran kecil, Anda cukup bermain pada pencahayaan dan hiasan pelengkap saja.

Sebenarnya, koridor memiliki peranan yang cukup penting pada bangunan rumah, terutama pada rumah-rumah yang memiliki ukuran besar dan luas.

Sebelum membahas bagaimana cara mendekorasi area koridor, tidak ada salahnya Anda memahami bentuk dan jenis koridor terlebih dahulu. Terdapat dua jenis koridor, yaitu single loaded; adalah koridor yang berfungsi sebagai akses satu bagian sisi ruang saja. Ada juga yang dinamakan double loaded; adalah koridor untuk menuju dua ruangan atau lebih.

Selain mengetahui jenis, Anda juga harus menyesuaikan desain koridor. Antara koridor terbuka dan koridor tertutup, memiliki cara desain yang berbeda. Koridor terbuka adalah lorong yang letaknya berada di luar rumah, sementara koridor tertutup adalah adalah lorong yang berada di dalam rumah.

Setelah mengetahui jenis serta karakteristiknya ruang koridor, kini saatnya mulai mendesain dan menatanya agar memiliki penampilan yang menarik serta atraktif. Penataan yang tepat tentu akan memberi nilai plus dan menaikan kadar estetika rumah Anda.

Ukuran Desain Koridor Rumah

desain koridor rumah

via properti.com

Ukuran koridor yang ideal adalah satu setengah meter, perhitungan ini didapat dari ukuran standar tubuh manusia yaitu 60 cm.

Maka, jika dua orang bersampingan, berarti 60×2 yaitu 120 dan dilebihi 10 cm untuk menghindari ketidaknyamanan dalam lorong. Berilah jarak antara manusia dengan batasan dinding sebesar 10 cm, sehingga 150 cm merupakan ukuran lebar ideal untuk sebuah koridor.

Sementara untuk tinggi dan panjang koridor tergantung dari ukuran ruangan yang akan dihubungkan.

Sesuaikan Tema Desain Koridor Rumah

desain koridor rumah

via google

Selanjutnya, sesuaikanlah tema antar ruang dengan tema koridor yang dipilih. Harus ada keserasian desain antara tema rumah dengan tema koridor, sebab, meski koridor hanyalah lorong, namun karena fungsinya sebagai penghubung, elemen ini dapat memengaruhi tampilan keseluruhan ruangan.

Jika ruangan Anda telah menggunakan gaya interior tradisional, maka desainlah koridor dengan elemen-elemen dekoratif yang dapat mendukung kesan tradisional tersebut.

Bagi penyuka desain alami, Anda dapat menghadirkan unsur kayu, batu dan penggunaan warna coklat. Tanaman hijau juga dapat Anda hadirkan sebagai pemanis untuk mempertegas kesan alami pada koridor.

Pencahayaan Desain Koridor Rumah
desain koridor rumah

via arsitag

Sudah sejak lama pencahayaan menjadi penelitian yang terintegarasi dalam dunia desain interior. Meski sekilas tampak sederhana, namun pencahayaan dapat memiliki dampak signifikan pada ruangan. Pencahayaan memiliki pengaruh langsung terhadap suasana dan nuansa suatu ruang.

Gunakanlah lampu yang terang merata di seluruh bagian lorong. Anda bisa memilih lampu berwarna putih yang terang untuk ukuran koridor yang tidak terlalu besar. Penggunaan warna dinding cerah dan netral juga mampu memberikan kesan luas pada ruang.

Selain pencahayaan yang terang, warna dinding netral, meletakkan cermin di area koridor juga merupakan salah satu cara mendapatkan kesan lapang.

Untuk koridor terbuka, Anda dapat memanfaatkan sinar matahari sebagai aksesori dinding. Rancanglah dinding lubang berpola pada beberapa sisinya. Cahaya matahari akan memasuki koridor pada siang hari, yang berfungsi sebagai pencahayaan alami sekaligus dekorasi yang unik.

Furnitur Fungsional Pada Desain Koridor Rumah
desain koridor rumah

via houzz

Pilihlah bentuk dan ukuran furnitur yang sesuai dengan bentuk dan ukuran koridor Anda. Karena koridor pada umumnya mimiliki bentuk menyerupai lorong, gunakanlah furnitur yang minimalis dan bentuk yang kompak.

Penggunakan satu kabinet serbaguna daripada laci-laci terpisah dapat menjadi pilihan. Atau sebuah rak memanjang sebagai tempat penyimpanan. Pada rak-rak multifungsi, Anda dapat meletakkan sepatu, buku serta elemen dekoratif lain pada bagian atasnya.

Pada dasarnya, yang paling harus diperhatikan adalah ukuran furnitur yang digunakan haruslah seimbang. Jangan biarkan terdapat dua kabinet besar dalam satu ruangan, hal ini malah akan membuat suasana ruang semakin terasa sempit dan sesak.

ARSITEK INDO KONTRAKTOR |merupakan solusi bagi Anda yang ingin membangun rumah hunian, kost ekslusif, apartemen atau bangunan lainnya. Konsultasi Gratis KLIK DISINI. Hubungi kami di Telp : (0274) 501 7127 | WA : 0878 3475 4624


Recommended Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WhatsApp chat