Material Untuk Membangun Rumah

Material Untuk Membangun Rumah

MATERIAL YANG DI BUTUHKAN UNTUK MEMBANGUN RUMAH

Sumber : dekoruma.com

ARSITEK INDO KONTRAKTOR | Membangun rumah pribadi adalah kabar yang membahagiakan. Tetapi sebelum membangun rumah anda harus mempersiapkan bahan material dahulu sebelum membangun rumah. Anda masih bingung bahan material apa saja yang di butuhkan untuk membangun rumah? Nah dalam artikel di bawah ini kami memberikan tips apa saja yang dibutuhkan dalam membangun rumah. Mari simak ulasan di bawah ini.

Berikut material yang anda butuhkan untuk membangun rumah :

1.Batu fondasi

Bahan ini dibutuhkan untuk membuat fondasi bangunan. Untuk membuat fondasi, Anda bisa menggunakan batu kali, batu gunung, atau batu bata.

2.Semen

Peran semen dalam membangun rumah sangat krusial, mulai dari merekatkan batu fondasi, menyambung batu bata untuk dinding, memplester dinding, hingga membuat lantai semen ekspos. Saking banyaknya jumlah semen yang dibutuhkan, terkadang untuk menghemat, semen disubtitusi dengan gamping.

Baca Juga : Baja Ringan Untuk Rangka Atap

3.Pasir

Bersama semen dan air, pasir akan menjadi adonan untuk merekatkan batu dan bata, membentuk dinding dan tiang yang kokoh. Kualitas tidak bohong. Semakin baik kualitas pasir yang digunakan, semakin baik dan kuat adonannya.

4.Baja

Bahan bangunan ini berfungsi sebagai kerangka yang menguatkan dinding. Baja ringan juga terkadang digunakan menahan atap. Kalau ingin memilih atap baja ringan untuk konstruksi atap rumah? Kenali dulu fakta seputar baja ringan di sini.

5.Kayu dan bambu

Selain digunakan untuk konstruksi, kayu juga sering digunakan untuk lantai, dinding, kusen, dan tangga. Sementara bambu, dibutuhkan untuk proses pembangunan.

6.Kerikil/batu pecah (split)

Bahan bangunan ini biasa digunakan untuk campuran semen dan pasir untuk membuat beton.

7.Bata tanah liat/batako/ bata ringan

Batu bata tidak bisa dipisahkan dari proses pembangunan. Sifatnya yang adem dan kokoh membuatnya begitu disukai. Untuk menghemat, bata kerap digantikan batako yang lebih terjangkau, namun tak sekokoh bata dan cenderung panas. Yang kini disukai konsumen adalah bata ringan atau hebel. Berwarna putih, bata ringan terbuat dari campuran pasir kwarsa, semen, kapur, gipsum, aluminium pasta, dan air. Sifatnya lebih ringan dan lebih kuat dari bata tanah liat, namun harganya lebih mahal dan harus direkatkan menggunakan semen mortar.

Baca Juga : Tips Menata Rumah Minimalis

8.Genteng

Genteng dari tanah liat bisa dibilang paling populer di Indonesia. Sebagai alternatif, ada juga asbes dan metal yang ringan, namun cepat menghantarkan panas ke dalam rumah. Kini, ada juga genteng dari bahan plastik, karet daur ulang, dan serat selulosa yang lebih ramah lingkungan serta relatif aman saat terjadi gempa. Selain itu ada juga genteng aspal, genteng keramik, dan sirap kayu. Kalau rumah Anda memiliki konsep minimalis, cek 5 jenis genteng yang sesuai untuk rumah minimalis berikut.

9.Keramik

Lantai, dinding kamar mandi, hingga dapur memerlukan keramik yang berbeda-beda. Selain bahan, desainnya pun kini lebih bervariatif.

ARSITEK INDO KONTRAKTOR |merupakan solusi bagi Anda yang ingin membangun rumah hunian, kost ekslusif, apartemen atau bangunan lainnya. Konsultasi Gratis KLIK DISINI. Hubungi kami di Telp : (0274) 501 7127 | WA : 0878 3475 4624


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WhatsApp chat