Penggunaan Paving Untuk Jalan

Penggunaan Paving Untuk Jalan

 Penggunaan Paving Untuk JalanPENGGUNAAN PAVING UNTUK JALAN

Arsitek Indo Kontraktor – Paving bisa juga digunakan untuk jalan, baik jalan setapak maupun jalan untuk jalur bermotor. Penggunaan paving tidak hanya untuk teras ataupun halaman rumah saja. Paving juga sering digunakan untuk jalan dibandingkan yang lainnya.

Memang ada beberapa alternatif, seperti beton atau asphalt. Namun seiring berjalannya waktu, paving block semakin populer terutama karena biaya yang lebih efisien, hemat dan mudah dikerjakan. Berikut keunggulan dan kelemahan penggunaan paving untuk jalan

Keunggulan Paving Block untuk Jalan

  1. Daya serap air

Paving dianjurkan digunakan di daerah perkotaan untuk pengerasan lahan parkir, jalan di perumahan, pedestrian, halaman rumah, area industri dan tempat terbuka lainnya.

Hal ini karena konstruksi menggunakan paving block memungkinkan 60% air hujan meresap melalui celah di antara susunannya.

  1. Harga lebih murah dan beaya perawatan lebih hemat

Harga paving blok relatif lebih murah tergantung kualitas, tipe dan modelnya. Selain itu, asphalt mudah terkelupas jika sering tergenang air. Umumnya paving block dengan kualitas baik bisa bertahan lebih dari 5 tahun, sedangkan asphalt 2 tahun sudah banyak berlubang.

  1. Cepat pemasangannya dan mudah dilakukan

Untuk melakukan pengaspalan atau betonisasi jalan, Anda perlu mendatangkan alat berat dan membuat adukan material-materialnya. Berbeda halnya jika melakukan pengerasan menggunakan paving. Memasang paving block tidak rumit dan mudah dilakukan. Anda bisa mempelajari bagaimana memasang paving dari artikel beserta video tutorial berikut. Namun jika Anda ragu, sebaiknya menyewa jasa profesional.

  1. Mudah dalam perawatan dan perbaikan

Bahan bangunan umumnya tidak akan bertahan sempurna lebih dari lima tahun. Apabila suatu saat terjadi kerusakan, Anda bisa dengan mudah melakukan penggantian. Anda hanya perlu mengganti bagian yang rusak tersebut dengan yang masih utuh. Penggantian paving block bisa dilakukan dengan mudah dan cepat.

  1. Lebih ringan

Paving block beratnya lebih ringan dibandingkan dengan bahan konstruksi jalan yang lain.

  1. Tidak licin

Pengerasan dengan paving block memiliki kekesatan yang baik. Dengan demikian kendaraan yang melintasinya memiliki kemungkinan kecil untuk slip.

  1. Nilai estetika

Ada banyak variasi bentuk dan warna paving yang bisa digunakan sesuai dengan selera Anda yang bisa menambah nilai keindahan dari area pengerasan. Hal ini berbeda dengan aspas atau beton dengan model yang monoton, itu-itu saja.

  1. Tahan terhadap cuaca

Paving blok lebih tahan terhadap perubahan cuaca, panas maupun hujan. Jika Anda sering menemukan jalan beraspal dan beton yang berlubang-lubang, namun akan sangat jarang menemukan jalan paving yang berlubang.

Kekurangan Paving Block Dibandingkan Aspal dan Beton

Selain beberapa kelebihan di atas, paving untuk aplikasi jalan juga memiliki beberapa kelemahan, di antaranya:

  1. Karena konturnya mudah bergelombang, paving tidak cocok untuk jalan yang digunakan oleh kendaraan berkecepatan tinggi, seperti jalan protokol atau jalan raya.
  2. Bila pondasi atau struktur dasar prevalennya kurang padat dan kuat, permukaan pemasangan paving akan mudah bergelombang.
  3. Jika pemasangan kurang tepat, mudah bergeser dari tempatnya yang menyebabkan susunan menjadi tidak rata dan renggang.

Itulah kelebihan dan kekurangan penggunaan paving block untuk  jalan dibandingkan dengan bahan yang lainnya.

ARSITEK INDO KONTRAKTOR |merupakan solusi bagi Anda yang ingin membangun rumah hunian, kost ekslusif, apartemen atau bangunan lainnya. Konsultasi Gratis KLIK DISINI. Hubungi kami di Telp : (0274) 501 7127 | WA : 0878 3475 4624


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WhatsApp chat