Tips Membeli Keramik

Tips Membeli Keramik

Tips Membeli KeramikTIPS MEMBELI KERAMIK

Keramik – Siapa sih yang tidak tahu dengan keramik? Keramik ini merupakan bahan bangunan yang lebih sering digunakan untuk mempercantik lantai rumah. Namun dalam mnedapatkan keramik yang tepat, Anda harus memperhatikan beberapa tips berikut ini :

1. Memilih Keramik Lantai Teras

 

Foto: Rumah Tropis Bali © Vector 41

Teras merupakan salah satu ruang luar yang menjadi area “penerima” pertama sebelum memasuki area rumah. Biasanya, di area teras ini, orang masih memakai alas kaki, dan akan melepaskannya di sana.

Mengingat letaknya yang berada di luar rumah, keramik lantai teras ini sebaiknya termasuk ke dalam keramik lantai yang masih memiliki tekstur dan antislip, karena adanya kemungkinan keramik lantai teras ini terkena air hujan, embun, ataupun tanah yang bersifat licin.

Selain itu, motif dan warna keramik lantai teras pun bisa disesuaikan dengan fasad rumah. Misalnya, bila Anda memiliki fasad rumah yang didominasi oleh dinding bata exposed, Anda bisa seimbangkan dengan memilih keramik lantai teras berwarna terakota.

Untuk ukuran, tak ada pakem khusus mengenai pemilihan dimensi keramik lantai teras yang tepat, namun Anda bisa menyesuaikannya dengan konsep desain yang Anda terapkan, serta budget yang Anda miliki.

2. Memilih Keramik Lantai Ruang Keluarga dan Kamar Tidur

Keramik Lantai Rumah

Foto: Inset House ©Delution Design

Untuk ruang keluarga dan kamar tidur, Anda bisa memilih beragam jenis keramik lantai rumah yang sesuai dengan kesan dan penggayaan ruang di dalamnya. Misalnya, Anda bisa memilih keramik lantai rumah yang bermotif serupa marmer, granit, ataupun menyerupai kayu.

Untuk tekstur, Anda bisa memilih keramik lantai rumah yang mengilap (polished), mengingat minimnya interaksi pengguna ruang dengan air. Namun, hal ini tak membatasi kebebasan Anda bila Anda ingin memilih keramik lantai rumah yang lebih bertekstur, khususnya bila ruangan di rumah Anda berkonsep industrial.

Selain itu, untuk penerapan di ruang keluarga, Anda bisa lebih bebas memadukan keramik lantai rumah. Anda bisa menyandingkan dua warna keramik lantai sekaligus. Bisa juga, Anda menggunakan keramik lantai dengan motif khas pada satu sisi ruang sebagai aksen ataupun sebagai pemisah fungsi ruang.

3. Memilih Keramik Lantai Dapur

Keramik Lantai Rumah

Foto: Interior Villa Olesha ©Lumbung Architect

Dalam memilih keramik lantai dapur, Anda tak boleh hanya mengutamakan tampilan visualnya saja, karena aktivitas di dapur harus ditunjang oleh kenyamanan serta keamanan desain ruang. Pasalnya, dalam dapur, Anda akan melakukan berbagai aktivitas yang relatif berbahaya, seperti menggunakan pisau, menyalakan kompor panas, dan lain sebagainya.
Oleh karena itu, sebaiknya Anda memilih keramik lantai dapur yang tepat, seperti keramik lantai polished yang mudah dibersihkan dari noda-noda minyak, namun memiliki dimensi yang sesuai, agar tidak membuat sang pengguna dapur mudah terpeleset di area dapur.

4. Memilih Keramik Lantai Kamar Mandi

Keramik Lantai Rumah

Foto: McNair Towers ©Design NEU Pte Ltd

Tak hanya area dapur yang membutuhkan desain ruang yang aman, kamar mandi pun memerlukan hal yang serupa. Banyak kecelakaan terjadi di kamar mandi akibat pemilihan keramik lantai yang tak tepat, khususnya bila terdapat anak-anak dan lansia di dalam rumah tersebut. Bahkan, insiden terjatuh di kamar mandi bisa mengakibatkan dampak fatal, salah satunya bisa membuat para lansia terserang stroke. Duh, ngeri, ya?

Dalam memilih keramik lantai kamar mandi, ada baiknya Anda memilih material keramik lantai antislip bertekstur kasar. Anda juga bisa memilih keramik lantai dengan dimensi-dimensi kecil, yang biasa disebut dengan mosaic tile. Pasalnya, dengan dimensi kecil, Anda bisa memperkecil kemungkinan sang pemakai kamar mandi terpeleset dan terjatuh.
Selain itu, Anda bisa membiasakan menggunakan konsep kamar mandi kering sehingga keramik lantai kamar mandi Anda tidak terlampau dibasahi air.

5. Memilih Keramik Lantai Garasi

Keramik Lantai Rumah

Foto: Bodde House ©AYYA

Garasi merupakan salah satu area yang memerlukan keramik lantai yang kuat dan memiliki daya tahan tinggi, mengingat kesehariannya yang menjadi “rumah” bagi benda-benda berat, seperti kendaraan bermotor, sepeda, hingga perangkat-perangkat menukang. Tak jarang, garasi juga digunakan sebagai “gudang” untuk menyimpan segala macam peralatan penunjang kebutuhan rumah.

Namun, garasi dalam hunian itu sendiri terbagi atas dua jenis, garasi terbuka (yang menyatu dengan carport) dan garasi tertutup yang memiliki ruang tersendiri yang tertutupi bangunan.
Oleh karena itu, kriteria pemilihan material keramik lantai garasi pun tak sembarangan. Dibutuhkan keramik lantai yang kuat, antigores, berdaya tahan tinggi terhadap perubahan cuaca, tetapi juga tetap mudah dibersihkan. Selain itu, keramik lantai garasi pun harus memiliki karakter yang tidak licin dan bertekstur, untuk mencegah ban kendaraan slip dan tergelincir di dalam garasi.

Untuk ukuran, biasanya keramik lantai garasi ini tersedia dalam dimensi 40cm x 40cm dan 30cm x 30cm. Namun, satu hal yang harus diingat, lebih kecil luas penampang ubin keramik lantai, maka daya tahannya akan lebih kuat menahan beban berat di atasnya. Jadi, Anda bisa memilih keramik lantai berukuran 30cm x 30cm yang relatif lebih kokoh untuk digunakan sebagai keramik lantai garasi.

ARSITEK INDO KONTRAKTOR |merupakan solusi bagi Anda yang ingin membangun rumah hunian, kost ekslusif, apartemen atau bangunan lainnya. Konsultasi Gratis KLIK DISINI. Hubungi kami di Telp : (0274) 501 7127 | WA : 0878 3475 4624


Recommended Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WhatsApp chat