Cara Membuat Septic Tank Resapan di Rumah

Cara Membuat Septic Tank Resapan di Rumah

Cara Membuat Septic Tank Resapan di Rumah

Arsitek Indo Kontraktor | Jasa Arsitek dan KontraktorCara membuat septic tank yang baik dan benar banyak didapatkan dari berbagai sumber. Pembuatannya sendiri perlu diperhatikan sehingga septic tank yang anda buat akan memenuhi standar. Seperti yang kita bisa ketahui dari berbagai sumber, septic tank adalah sebuah bak untuk menampung air limbah yang datangnya dari wc. Konstruksi sebuah septic tank itu sendiri biasanya dibuat dengan sebuah sekat yang dindingnya dibuat dari batu bata dan di bagian atasnya diberi penutup pelat beton. Pelat beton tersebut kemudian dilengkapi dengan penutup kontrol dan diberi pipa untuk tetap mengalirkan udara dari bagian atas septic tank. Bagi anda yang tertarik untuk membuat sebuah septic tank yang baik dan benar, sebaiknya anda mengetahui desain sebuah septic tank dan juga beberapa elemen penting untuk sebuah septic tank. Yuk simak Cara Membuat Septic Tank Resapan di Rumah.

 

Cara Membuat Septic Tank Resapan 

Mudah! Ini Langkah dan Cara Membuat Septic Tank di Rumah

Sudah paham betul dengan berbagai ketentuan di atas?  Waktunya untuk membuat sepiteng dengan langkah-langkah berikut!

1. Gali tanah dengan kedalaman 1,5 meter dan lebar 2 meter untuk ukuran septic tank standar.

2. Buat bagian sekat tepat di tengah-tengah galian sebagai area pembuatan dua kolom sepiteng dempet pemisah kotoran cair dan padat.

3. Langkah selanjutnya adalah pembuatan struktur penghubung antara sekat memakai material pipa paralon dengan ukuran 4 inci.

4. Disarankan untuk merancang arah paralon dari WC menurun hingga sejajar sampai tempat pembuangan. Misalnya untuk ukuran ketinggian paralon 80, berarti ketinggian sekatnya 75 dan ketinggian paralon pembuangan 70.

5. Gunakan material untuk dinding sepiteng berupa bata merah yang dilapisi dengan plester.

READ  Desain Kamar tidur cantik

6. Alas tembok pada dasar dasar sepiteng juga mesti dibuat supaya mencegah kemungkinan roboh atau bocor.

7. Cara membuat septic tank resapan terakhir adalah menutup dengan papan.

Kesalahan yang Perlu Dihindari dalam Cara Membuat Septic Tank Resapan 

Sistem Resapan Sebagai Pasangan Septic Tank

Standar Nasional Indonesia (SNI) sudah memiliki ketentuan nomor 2398:2017 yang bisa dijadikan referensi dalam proses pembuatan sepiteng yang baik. Di dalam standar tersebut, terdapat beberapa hal yang harus dihindari agar meminimalisir resiko masalah di kemudian hari.

1. Ukuran Septic Tank Terlalu Kecil 

Layaknya sebuah wadah pada umumnya, ukurannya tentu berpengaruh pada volume daya tampung dari sepiteng.

Jika ukuran septic tank terlalu kecil, kamu bakal lebih sering memanggil jasa sedot karena tentu kapasitasnya akan cepat habis dan bisa bikin WC mampet.

Standar yang ditetapkan untuk ukuran septic tank adalah dengan perbandingan panjang 2:1 sampai 3:1.

Minimal lebar sepiteng adalah 0,75 meter, panjang 1,5 meter, dan tingginya 1,5 meter, termasuk ambang batas 0,3 meter.

Ukuran septic tank tersebut juga disesuaikan lagi dengan jumlah orang yang tinggal di rumah.

Semakin banyak penghuni sebuah rumah, tentunya membutuhkan kapasitas penampungan yang lebih besar.

2. Struktur yang Kurang Kokoh 

Penggunaan bahan bangunan dalam cara membuat septic tank resapan juga tidak boleh dipandang sebelah mata.

Khususnya jika kamu tinggal di daerah dengan tanah yang rapuh dan memiliki tingkat curah hujan tinggi.

Supaya terhindar dari kerusakan dini, sepeting mesti dibuat dengan material yang berkualitas agar lebih kokoh dan tahan kebocoran.

Rekomendasi material yang paling bagus adalah dinding bata serta pelat beton untuk alas penutup sepiteng.

3. Jarak Sumur dengan Septic Tank 

Aspek krusial dalam cara membuat septic tank resapan berikutnya akan menentukan tingkat higienitas sistem sanitasi yang kamu gunakan di rumah.

READ  Tips Agar Rumah Anda Sejuk Tanpa Pendingin AC

Sesuai dengan Standar Nasional Indonesia (SNI) 03-2916-1992 mengenai Spesifikasi Sumur Gali untuk Sumber Air Bersih, jarak horizontal sumur ke arah hulu dari aliran air tanah atau sumber pengotoran (tangki sepiteng) mesti lebih dari 11 meter, sedangkan jarak sumur untuk komunal terhadap perumahan adalah lebih dari 50 meter.

Jika jarak sumur dengan septic tank sudah mengikuti standar di atas, resiko pencemaran air bisa jauh diminimalisir.  Mudah sekali, bukan?

Semoga Cara Membuat Septic Tank Resapan di Rumah ini bisa membantu kamu yaa. Semoga bermanfaat!

ARSITEK INDO KONTRAKTOR |merupakan solusi bagi Anda yang ingin membangun rumah hunian, kost ekslusif, apartemen atau bangunan lainnya. Konsultasi Gratis KLIK DISINI. Hubungi kami di Telp : (0274) 501 7127 | WA : 0878 3475 4624


Recommended Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WhatsApp chat