Pengertian Lighting Pada Desain Interior

Pengertian Lighting Pada Desain Interior

Pengertian Lighting Pada Desain Interior

Arsitek Indo Kontraktor I Jasa Arsitek dan Kontraktor – Pencahayaan Ruangan Atau Lighting adalah penataan cahaya sebagai unsur artisitik. bermanfaat untuk membentuk dan mendukung suasana. Tata cahaya atau lighting yang ditata secara unik akan mencipta suasana tertentu dalam ruangan dan  dapat membangun estetika pada ruangan. Selain berfungsi untuk menerangi ruangan, ternyata pencahaayan dapat membuat suasana yang nyaman sesuai dengan keinginan. Berikut ini pengertian lighting pada desain interior

 

1. Konsep General Lighting

General lighting adalah penataan pada peletakan lampu yang dilakukan dengan cara memasang lampu pada titik tengah ruangan atau pada beberapa titik yang dipasang secara simetris dan merata. Tujuan penggunaan general lighting adalah menghasilkan sumber cahaya secara terang dan menyeluruh pada ruangan. General lighting atau yan biasa di sebut ambient lighting juga digunakan pada ruangan utama dalam rumah. Seperti ruang tamu, ruang keluarga, dapur, kamar mandi, kamar tidur, teras rumah, dan ruangan lainnya.

Saran dari Saya, untuk peletakkan lampu sebaiknya diletakaan pada ruangan yang dimana sobat akan banyak menghabiskan waktu ketika di dalam rumah. Pastikan juga bahwa sistem pencahayaan ruangan memilliki beberapa model yang bisa sobat gunakan sesuai dengan situasi dan kebutuhan agar memaksimalkan konsep lighting.

Untuk ketegasan pencahayaan pastikan juga satu sistem oencahayaan ruangan yang utama atau ruangan tempat sobat banyak menghabiskan waktu, jika memungkinkan tambahkan hidden light atau spot light yang sedikit redup apabila sobat hendak beristirahat, dan tambahan lampu-lampu hias lainnya. Dengan begitu sistem pencahayaan ruangan menjadi terasa flexible dan cocok untuk menerangi sobat kala beraktifitas.

Pengertian Lighting Pada Desain Interior

2. Task Lighting

Task lighting merupakan sistem pencahayaan yang fokus pada suatu area dan berfungsi untuk membantu dalam melakukan aktivitas tertentu. Selain membantu dalam beraktifitas pencahayaan ini pun dapat berfungsi sebagai pembentuk suasana. Contoh task lighting yaitu lampu pada meja rias, dimana di bagian cerminnya ditambahkan lampu led yang berguna untuk menerangi wajah sehingga dapat melakukan aktifitas make up dengan maksimal.

READ  Desain Kamar Mandi Itu Penting

Sistem pencahayaan yang fokus pada suatu area ini juga coock untuk di fungsikan di dapur. Dapur membutuhkan pencahayaan terpusat yang maksimal untuk kelangsungan aktivitas memasak. Tempatkan task lighting berupa lampu soret atau halogen di bagian bawah kabinet dapur yang mengarah langsung ke area kerja (counter top). Untuk keamanan ketika sedang memasak, tambahkan juga task lighting di bagian kompor dan oven.

Jika terdapat area kerja lain seperti kitchen island, maka pasang lampu gantung tepat di atasnya. Vira sarankan, usahakan untuk tidak memasang lampu yang mengarah langsung ke area akses atau tempat pengguna bermobilisasi atau area gerak karena dapat menciptakan bayangan yang mengganggu saat memasak.

Pengertian Lighting Pada Desain Interior

3. Accent Lighting

Lalu Vira akan menjelaskan pengertian Accent lighting digunakan untuk menyorot atau memfokuskan pada suatu benda agar lebih terlihat detailnya. Pemasangan accent lighting pada ruangan dalam rumah biasanya digunakan untuk menyorot dekorasi seperti tanaman kecil, foto, action figure, benda seni, lukisan, dan lain sebagainya. Jenis pencahayaan ini tidak digunakan untuk membantu aktivitas, melainkan murni hanya untuk elemen dekoratif ruangan.

Agar accent lighting ini dapat berfungsi secara optimal, jenis lampu yang digunakan sebaiknya wajib dapat menyinari objek yang diterangi tiga kali lipat lebih terang dari cahaya lampu pada ruangan tersebut. Biasanya penggunaan accent lighting ini menggunakan jenis lighting seperti lampu holoten, mini spot, lampu tungsten dan lampu spotlight.

Biasanya pemasangan lampu ini digunakan di ruang keluarga atau ruang tamu di rumah. Pemanfaatannya pun beragam, ada yang menggunakannya untuk menyinari dekorasi kesayangan ataupun foto keluarga dan hasil karya lukis yang mengagumkan.

Pengertian Lighting Pada Desain Interior

4. Decorative Lighting

selanjutnya ada lagi sistem penerangan yang dinamakan decorative lighting yang tujuan utamanya yaitu untuk menonjolkan tampilan dekoratif dalam suatu konsep penataan ruang. Namun yang perlu sobat ketahui adalah decorative lighting ini menonjolkan tampilan dekoratif dalam suatu konsep penataan ruang. Namun yang perlu diingat yang ditonjolkan di sini bukan benda atau sebuah objek akan diberi penerangan. Tapi justru lampu sendiri yang dijadikan sebagai tampilan utama yang ingin di eksploitasi keindahannya agar ruang tersebut bisa terlihat lebih indah dan Nampak sempurna.

READ  Hemat Biaya Bangun Rumah

Model decorative lighting ini sangat cocok pada ruang tamu atau ruang keluarga untuk menambah fokus dan penerangan pada karya-karya seni yang sobat koleksi. Juga sebagai dekorasi yang membuat ruang tamu dan ruang keluarga di rumah semakin istimewa.

Pengertian Lighting Pada Desain Interior

5. Kinetik Lighting

Arti dari kinetik lighting ini adalah penerangan yang bergerak. Sumber cahaya berasal dari api seperti lilin, lentera dan bisa juga obor dan pencahayaan dari api lainnya. Cahaya yang dihasilkan terasa lembut dan tidak terlalu kuat namun bergerak-gerak. Terang yang dihasilkan ini dapat menciptakan suasna temaram, dramatis dan juga romantis.

Untuk tempat meletakannya sendiri sangat cocok untuk di kamar tidur, kamar mandi atau cafe tertentu. Dari situlah muncul istilah “candle light dinner” yang artinya makan malam dengan pendar lilin yang terasa romantic. Untuk di kamar sobat bisa menggunakan lilin wangi yang berfungsi sebagai sumber penerangan dan juga aroma terapi.

Pengertian Lighting Pada Desain Interior

Nah sudah tahukan pengertian dari pencahayaan dalam ruangan. Selain memiliki peranan penting dalam menciptakan kenyamanan dan keamanan pada hunian sobat. Pencahayaan juga turut menunjang estetika tampilan rumah. Sobat sudah tidak perlu ragu lagi untuk menentukan letak pencahayaan setiap ruangan di hunian. Tips dari kami pilihlah jenis lampu yang hemat energi yaa sehingga pengaturan pencahayaan tidak membuat kantong jebol namun tetap terang dan hangat.  Dengan membaca artikel ini kita jadi lebih paham mengenai pengertian lighting pada desain interior

ARSITEK INDO KONTRAKTOR |merupakan solusi bagi Anda yang ingin membangun rumah hunian, kost ekslusif, apartemen atau bangunan lainnya. Konsultasi Gratis KLIK DISINI. Hubungi kami di Telp : (0274) 501 7127 | WA : 0878 3475 4624


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WhatsApp chat