Tips Mengaduk Semen Dengan Cara Manual

Tips Mengaduk Semen Dengan Cara Manual

Tips Mengaduk Semen Dengan Cara Manual

Cara Mengaduk Semen Sesuai Takaran | Innovatest Indonesia

Arsitek Indo KontraktorMengaduk semen mungkin kelihatannya mudah saja iya, tinggal campur semen dan pasir aduk menggunakan cangkul jadi deh. Namun kenyataannya mengaduk semen itu tidak lah mudah kamu musti paham betul dengan takaran semen dan pasirnya agar kokoh saat di pergunakan baik untuk ngecor, memasang bata/batako, plester, pasang keramik atau untuk membuat batako/paving. Selain cara mengaduk yang benar kadar air juga harus pas, kalau lebih atau kurang memang sebenarnya bisa di akalin dengan cara menambah pasir jika airnya berlebih namun apakah tidak dua kali kerja kalau begitu, makanya keahlian dalam menentukan air dalam mengaduk semen yang benar di perlukan. Nah, supaya Anda tidak keliru, berikut kami berikan beberapa tips mengaduk semen dengan cara manual.

 

 

1. Gunakan Perlengkapan Keselamatan

Cara membuat Adukan Semen & Pasir Supaya Bangunan Kuat Dan Kokoh - YouTube

Jangan anggap sepele urusan mengaduk semen, tetap utamakan keselamatan dengan memakai perlengkapan lengkap.

Semen kering bisa saja melukai mata, alat pernapasan, hingga kulit luar kamu.

Saat proses pengadukan, semen bisa berasap dan terhirup melalui saluran pernapasan hingga melukai paru-paru.

Maka dari itu selalu gunakan kaca mata, masker khusus, sarung tangan, serta alas kaki tertutup saat mengaduk semen.

2. Cara Mengaduk Semen dengan Mempelajari Resepnya

Mengaduk semen ibaratnya sedang membuat adonan kue.

Membutuhkan takaran dan cara mengaduk yang benar.

Semen, pasir, air, dan kapur menjadi bahan penting dalam membuat adukan yang pas dan sesuai dengan kondisi cuaca.

3. Memilih Pasir dan Semen

Gunakan pasir dengan kualitas yang baik dan telah diayak terlebih dahulu untuk membuang kerikil.

Semen sendiri sudah tersedia dalam bermacam jenis, bahkan ada yang sudah dicampur dengan pasir.

READ  Fungsi Lain Pintu Rumah Minimalis

Hanya saja, jenis yang seperti itu harganya lebih mahal.

4. Pasir dan Semen 3:1

Menentukan takaran semen dan pasir tidak perlu sangat tepat seperti membuat kue, mendekati saja sudah cukup.

Takaran sederhananya begini, jika kamu menggunakan satu kantong semen berarti kamu harus menambahkan tiga kantong pasir.

Supaya lebih mudah menentukan takaran pasirnya, kamu tidak perlu mengukurnya menggunakan kantong semen.

Takaran pasir biasanya dihitung seukuran sekop penuh.

5. Cara Mengaduk Semen dengan Tambahan Kapur

Tembok sejatinya didirikan untuk tahan terhadap angin dan cuaca.

Menambahkan kapur dalam adukan semen bisa menguatkan bangunan.

Kalau kamu memutuskan untuk menambahkan kapur dalam adukan…

cara mengaduk semen

Maka kamu harus menambahkan lebih banyak pasir lagi.

Rasio adukan pasir, kapur, dan semen adalah 6:2:1.

6. Cara Mengaduk Semen dengan Takaran Air yang Tepat

Setelah kamu mencampurkan pasir dan semen dengan takaran 3:1, saatnya kamu menambahkan air.

Sebelum kamu menambahkan air, buatlah cekungan menyerupai corong gunung berapi pada tumpukan semen dan pasir yang telah diaduk.

Kamu harus mencampurkan 4,7 liter air bersih untuk setiap kantong semen.

Tuangkan air dan aduk semen secara bertahap hingga adukannya terasa pas.

7. Sesekali Tambahkan Sedikit Air

Ketika adukan semenmu sudah jadi, bukan berarti kamu bebas meninggalkannya begitu saja.

Kamu harus rutin menambahkan sedikit air untuk menjaga tingkat kebasahan dan kepadatannya karena semen cepat mengering.

Memaksakan penggunaan adukan semen yang mulai mengering akan membuat tembok jadi lemah.

8. Semen Hanya Bertahan Selama 2 Jam

Adukan semen hanya akan bertahan selama 2 jam saja meskipun kamu telah menambahkan air untuk menjaga tingkat kebasahan dan kepadatannya.

Maka dari itu, sejak awal kamu harus paham takarannya dan gunakan seperlunya secara bertahap jangan langsung membuat seluruh adukan.

READ  Jenis Kayu Yang Cocok Untuk Kusen

9. Bersihkan Peralatan Ketika Selesai

Setelah kamu selesai mengaduk dan membangun proyekmu, jangan lupa untuk membersihkan alat-alat yang telah digunakan.

Bersih-bersih di akhir memang selalu melelahkan, tapi ini tahap wajib yang tetap harus kamu lalui.

Kamu akan menjumpai banyak semen kering yang melekat pada peralatanmu.

Cara paling mudah untuk membersihkan semen kering tersebut adalah dengan menghancurkannya menggunakan palu.

 

Nah, semoga tips yang kami sampaikan dapat bermanfaat ya! Simak informasi seputar desain dan konstruksi lainnya di Arsitek Indo Kontraktor.

ARSITEK INDO KONTRAKTOR |merupakan solusi bagi Anda yang ingin membangun rumah hunian, kost ekslusif, apartemen atau bangunan lainnya. Konsultasi Gratis KLIK DISINI. Hubungi kami di Telp : (0274) 501 7127 | WA : 0878 3475 4624


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WhatsApp chat