Faktor Dinding Berlumut

Faktor Dinding Berlumut

Faktor Dinding BerlumutFAKTOR DINDING BERLUMUT

Arsitek Jogja – Bagi yang mempunyai rumah di sekitar sawah, sungai, dan di daerah pegunungan. Sering kali kita meliahat tembok yang berlumut. Hal tersebut dikarenakan tembok yang lembab, sehingga membuat hidupnya jamur atau bahkan tumbuh lumut. Lalu apakah ada penyebab lain tembok berlumut? Mari kita bahas 🙂

  1. Dinding Terkena Air Hujan

Penyebab pertama yang umum mengakibatkan dinding menjadi lembab adalah dinding tersebut sering terkena air hujan. Masalah akan bertambah parah jika dinding bagian luar belum diplester, sehingga air hujan mudah sekali meresap melalui pori-pori tembok. Untuk mengatasinya, anda cukup mengaplikasikan plester halus pada sisi dinding tadi. Jangan lupa tambahkan juga waterproofing guna memberikan perlindungan anti-air yang lebih maksimal.

Baca juga : Tips Ampuh Membersihkan Noda Tembok

  1. Kamar Mandi yang Tidak Bersirkulasi Baik

Kamar mandi adalah ruangan untuk menyimpan air. Kelembaban di ruang ini sebenarnya bisa dicegah dengan membangun kamar mandi yang memiliki sirkulasi udara yang baik. Jika kamar mandi tidak dilengkapi jendela maka akibatnya dinding yang melindunginya pun bakal mudah basah. Masalah akan semakin menjadi serius bila saluran air yang ditanam di dalam tembok bocor.

Baca juga : Cara Tepat Mengatasi Tembok Yang Berjamur

  1. Lokasi Tempat Berkumpulnya Air

Tanpa disadari, posisi rumah anda ternyata berada di area paling bawah dibandingkan daerah-daerah di sekitarnya. Maka besar kemungkinan area bawah rumah pun akan dipenuhi air. Kondisi ini biasanya menimpa pada rumah-rumah baru yang dibangun di bekas sawah dan rawa yang tidak dibangun dengan benar. Solusinya yaitu memastikan pondasi dasar rumah anda dibuat dengan kualitas terbaik yang memungkinkan air tidak bisa merembes ke atas melalui pori-pori tanah.

Baca juga : Cara Mengatasi Permasalahan Cat Tembok

  1. Dekat dengan Saluran Got

Got atau saluran pembuangan air juga bisa menjadi biang keladi dinding yang rembes. Terlebih jika aliran air di got tersebut tidak lancar atau got tidak dibuat dari material permanen, siap-siap rumah anda yang akan menjadi korban. Hendaknya got dibersihkan setiap saat dan hindari membuang sampah sembarangan.

Baca juga : Faktor Penyebab Tembok Retak Rambut

  1. Atap Rumah yang Bocor

Semua penyebab dinding yang rembes sudah diperbaiki dengan benar tapi tetap saja kondisinya masih basah? Coba periksa atap rumah anda, khususnya atap yang terletak tepat di atas tembok. Apabila atap bocor, air hujan akan jatuh persis di dinding, mengumpul semakin banyak, dan meresap ke pori-pori. Segera perbaiki atap yang bocor tersebut sebelum kerusakan yang lebih hebat menimpa rumah anda.

Baca juga : Cara Cek Kelembaban Dinding Rumah

ARSITEK INDO KONTRAKTOR – ARSITEK JOGJA | ARSITEK SOLO | ARSITEK SEMARANG | JASA ARSITEK JOGJA | JASA GAMBAR 3D JOGJA | JASA DESAIN RUMAH JOGJA | BANGUN RUMAH JOGJA merupakan solusi bagi Anda yang ingin membangun rumah hunian, kost ekslusif, apartemen atau bangunan lainnya. Konsultasi Gratis KLIK DISINI. Hubungi kami di Telp : (0274) 501 7127 | WA : 0878 3475 4624


Recommended Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WhatsApp chat